Kembali ke Beranda
Layanan

Menuju Pameran Inovasi Daerah 2026, Bupati Konawe Matangkan Persiapan

Menuju Pameran Inovasi Daerah 2026, Bupati Konawe Matangkan Persiapan

KONAWE — Pemerintah Kabupaten Konawe terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Pameran Inovasi Daerah Kabupaten Konawe Tahun 2026. Ruang Rapat Wakil Bupti Konawe [30/9/26]

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan inovasi sekaligus memperkenalkan berbagai terobosan pelayanan dan potensi daerah kepada masyarakat.

Persiapan pelaksanaan pameran dibahas dalam rapat koordinasi yang melibatkan perangkat daerah, pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan, serta unsur terkait lainnya. Rapat tersebut menjadi ruang untuk memastikan kesiapan teknis, materi pameran, penataan stan, sistem penilaian, hingga keterlibatan masyarakat dalam kegiatan.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Konawe H.Syamsul Ibrahim,SE.,M.Si  menegaskan bahwa Pameran Inovasi Daerah Tahun 2026 harus dikemas lebih kreatif dan substantif. Pameran tidak hanya menampilkan data dan dokumentasi, tetapi harus mampu menggambarkan proses, hasil, serta manfaat inovasi yang telah dilakukan oleh masing-masing peserta.

“Pameran ini jangan hanya menampilkan data, foto, banner, dan video. Kita harus mampu menunjukkan proses dan hasil inovasi sehingga masyarakat dapat melihat secara langsung manfaatnya,” ujar Wakil Bupati.

Menurutnya, konsep pameran tahun ini perlu mengedepankan penyajian berbasis data, bukti (evidence), dan visualisasi. Dengan konsep tersebut, inovasi yang bersifat digital maupun non-digital dapat ditampilkan secara menarik melalui video pendek, dokumentasi, produk, maupun demonstrasi proses.

Wakil Bupati H.Syamsul Ibrahim,SE.,M.Si. juga menyoroti pentingnya kreativitas dalam penataan stan. Setiap peserta diharapkan mampu memanfaatkan ruang yang tersedia secara efektif sehingga stan tidak hanya informatif, tetapi juga menarik dan nyaman bagi pengunjung.

Aspek kebersihan juga menjadi perhatian. Setiap stan diharapkan menyediakan tempat sampah dan ikut menjaga kebersihan lingkungan selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, kebersihan merupakan tanggung jawab bersama dan harus menjadi bagian dari budaya penyelenggaraan kegiatan pemerintah.

Selain menampilkan inovasi, Wakil Bupati mendorong perangkat daerah yang memiliki pelayanan langsung kepada masyarakat untuk menghadirkan layanan tersebut di lokasi pameran. Pelayanan administrasi kependudukan, kesehatan, dan layanan publik lainnya diharapkan dapat menjadi bagian dari interaksi langsung antara pemerintah dan masyarakat.

Bupati Konawe menyampaikan bahwa pengembangan inovasi daerah harus dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai unsur. Pemerintah daerah, OPD, kecamatan, desa dan kelurahan, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, akademisi, masyarakat, serta media memiliki peran dalam membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan.

Pameran juga diharapkan menjadi momentum untuk memperlihatkan keberagaman inovasi yang berkembang di Kabupaten Konawe. Berbagai inovasi yang ditampilkan tidak hanya menjadi bahan kompetisi, tetapi juga diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi perangkat daerah maupun masyarakat untuk terus menciptakan terobosan baru.

Dalam pelaksanaan kompetisi, sistem penilaian juga menjadi perhatian. Wakil Bupati meminta agar proses penilaian dilakukan secara objektif, transparan, dan profesional. Dewan juri diharapkan berasal dari unsur yang memiliki kompetensi dan independensi sehingga hasil penilaian dapat dipertanggungjawabkan.

“Kompetisi harus benar-benar objektif. Jangan sampai sebelum kompetisi dimulai sudah ada yang dianggap sebagai pemenang. Karena itu, dewan juri harus independen dan penilaian harus berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Wakil Bupati juga meminta agar kebutuhan anggaran dan teknis pelaksanaan dipersiapkan sejak awal. Perencanaan yang baik dinilai penting agar seluruh peserta dapat mengikuti pameran secara optimal tanpa menghadapi kendala dalam pelaksanaan.

Rapat tersebut dihadiri unsur Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Inspektorat, seluruh perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe, Badan Riset dan Inovasi Daerah, Bappeda, BPKAD, Bapenda, BKPSDM, BLUD RSU Konawe, serta Ketua Asosiasi Camat, Ketua Asosiasi Lurah, dan Ketua Asosiasi Desa.

Melalui Pameran Inovasi Daerah Kabupaten Konawe Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Konawe berharap inovasi yang telah dihasilkan dapat terus dikembangkan dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan daerah.

Pameran tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat semangat Konawe Bersahaja melalui pemerintahan yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Description: 🌐Description: 📡Description: 📰Kominfo Journalist  Network

[Tim Dokumentasi dan Publikasi Diskominfo]

Untuk Informasi lebih lanjut, silakan menghubungi kontak di bawah ini. Kominfo – 0823-5711-2313

💬 Kolom Komentar Masyarakat

Belum ada komentar untuk berita ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

🛡️ Verifikasi Satu Pintu (Newsroom Audit Trail)

Setiap rilis berita resmi melalui sistem Konawe Hub terverifikasi bertingkat untuk menjaga validitas data publik.

📅 30 Sep 2026 13:30 WITA • 👤 Armun (EDITOR)
Diverifikasi & Diterbitkan

Diterbitkan langsung oleh EDITOR tanpa melalui antrian review.